Ayo Bagikan Berita Ini

INTELMEDIA-BOGOR-Hujan lebat di Bogor, menyebabkan Tinggi Muka Air (TMA) Sungai Ciliwung di Bendung Katulampa menyentuh 250 sentimeter. Bendung Katulampa berstatus siaga satu pada pukul 18.20 WIB, Senin (21/9).

Peningkatan TMA di Bendung Katulampa, terjadi cukup cepat. Pasalnya, pada pukul 18.00 WIB, TMA masih berada pada ketinggian 200 sentimeter atau siaga dua dengan debit air di atas 340.000 meter kubik.

“Warga yang tinggal di bantaran Sungai Ciliwung agar waspada. Terutama di kawasan hilir. Seperti Depok hingga Jakarta dikhawatirkan terjadi banjir,” kata Kepala Petugas Jaga Bendung Katulampa, Andi Sudirman.

Air luapan Sungai Ciliwung sudah memasuki beberapa perkampungan di Desa Cipayung, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, dengan arus sungai cukup deras. Andi juga mengimbau kepada masyarakat yang tinggal dipinggiran bantaran aliran Sungai Ciliwung untuk waspada mengingat deras aliran sungai.

“Kami telah menyebarkan informasi kepada masyarakat melalui Media Sosial, seperti Facebook, Twitter, WhatsApp, Instagram dan Website. Termasuk pihak berwenang di DKI Jakarta,” lanjutnya.

Sebagai informasi, Bendung Katulampa yang menjadi acuan potensi banjir, di Jakarta telah ditetapkan siaga 1. Warga di bantaran sungai Ciliwung Jakarta diimbau untuk waspada atas kiriman air dengan perkiraan 6 jam sampai 9 jam ke depan. (nesto)